Pemberdayaan Hukum Untuk Perempuan Pesisir dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut yang Berkeadilan di desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31933/ejpp.v6i1.1553Keywords:
Keadilan Sosial, Masyarakat Pesisir, Pemberdayaan Hukum, Pengelolaan Sumber Daya Laut, Perempuan PesisirAbstract
Perempuan pesisir memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut, namun keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya pesisir masih relatif terbatas akibat rendahnya akses terhadap informasi hukum, partisipasi publik, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Kondisi ini juga ditemukan di Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, yang masyarakatnya sangat bergantung pada sektor kelautan dan perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, pemahaman hak-hak perempuan, serta kapasitas perempuan pesisir dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkeadilan dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi hukum, penyuluhan partisipatif, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan komunitas yang melibatkan kelompok perempuan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. Materi yang diberikan mencakup regulasi pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, hak partisipasi perempuan dalam pembangunan, perlindungan lingkungan laut, serta prinsip keadilan sosial dalam pemanfaatan sumber daya kelautan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hak dan kewajiban hukum dalam pengelolaan sumber daya laut, meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan, serta terbentuknya komitmen bersama untuk mendorong pengelolaan sumber daya laut yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan kelompok perempuan dalam mewujudkan tata kelola sumber daya laut yang berkeadilan. Dengan demikian, program pemberdayaan hukum ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas perempuan pesisir sebagai agen perubahan sekaligus mendukung pembangunan pesisir yang partisipatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada keadilan sosial.
References
Aditya, R., Ediyono, S., & Sugihardjo. (2023). The role of coastal women’s empowerment in achieving the success of SDGs: A study on the Kebaya Group, Bekasi. Prosperity: Journal of Society and Empowerment, 3(2), 114–129. https://doi.org/10.21580/prosperity.v3i2.18192
Ainiyah, Q., Zaman, A. Z., & Wulandari, Y. (2025). Pendampingan restorasi hukum pernikahan siri pada masyarakat pesisir Tendas di Desa Mojosari Kabupaten Jember. PERDIKAN (Journal of Community Engagement), 7(2), 88–99. https://doi.org/10.19105/pjce.v7i2.22397
Akbar, M. D., Zulfahmi, & Putri, M. D. (2025). Legal empowerment of coastal communities in Banyuwangi: A case study on traditional fishing rights and marine conservation policies. Lentera Masyarakat Hukum, 2(1), 45–58.
Albar, A. I., & Siscawati, M. (2025). Ocean grabbing and gender-based resistance: A literature review with a feminist political ecology perspective. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 12(1), 1–15.
Astuti, S. P., & Casmana, A. R. (2022). Eksistensi perempuan pesisir dalam relasi gender di bidang sosial dan ekonomi. Integralistik, 33(1), 10–15. https://doi.org/10.15294/integralistik.v33i1.31774
Ayal, A. (2025). Empowering coastal women vendors: Implementing blue economy and marine livelihoods in Suli Village, Central Maluku Regency, Indonesia. Egyptian Journal of Aquatic Biology and Fisheries, 29(2), 2487–2495. https://doi.org/10.21608/ejabf.2025.424113
Bennett, N. J., Blythe, J., White, C. S., & Campero, C. (2021). Blue growth and blue justice: Ten risks and solutions for the ocean economy. Marine Policy, 125, 104387. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2020.104387
Flora, H. S., Maruf, I. R., Aiman, M., Karina, I., & Herwantono. (2025). Community legal assistance: Legal socialization and free legal clinics for the restoration of women violence victims’ rights in coastal areas. International Journal of Community Service, 4(2), 221–233. https://doi.org/10.55299/ijcs.v4i2.1562
Fröcklin, S., de la Torre-Castro, M., Lindström, L., & Jiddawi, N. S. (2023). Fish traders as key actors in fisheries governance and coastal livelihoods. Maritime Studies, 22(1), 1–16.
Harper, S. J., Gurney, G. G., Darling, E., Mangubhai, S., Jupiter, S., & Lestari, W. P. (2024). Gender differences in the perceived impacts of coastal management and conservation. npj Ocean Sustainability, 3, Article 34, 1–13. https://doi.org/10.1038/s44183-024-00070-w
Irawansah, D., Ridwan, & Amin, M. (2025). Penguatan kesadaran hukum masyarakat pesisir terhadap pengelolaan Sargassum berkelanjutan berbasis partisipatif di Teluk Waworada Kabupaten Bima. Journal of Excellence, Humanities and Religiosity, 2(2), 91–103.
Kasim, S. S. (2025). Ketidaksetaraan gender dalam pengelolaan sumber daya laut: Studi kasus pada masyarakat pesisir di Desa Torobulu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Neo Societal, 11(2), 162–173.
Kasim, S. S., Sarmadan, Masrul, Supiyah, R., & Tanzil. (2021). Gender relationship analysis in coastal resources management in fishermen's households: Functional structural theory perspective. International Journal of Qualitative Research, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.47540/ijqr.v1i1.314
Kleiber, D., Harris, L. M., & Vincent, A. C. J. (2021). Gender and small-scale fisheries: A case for counting women's contributions. Fish and Fisheries, 22(4), 635–648.
Kurniawan, R., & Wahyuni, S. (2025). Literatur review: Pengembangan kapasitas perempuan pesisir dalam diversifikasi ekonomi lokal. South East Asian Management Concern, 2(2), 64–70. https://doi.org/10.61761/seamac.2.2.64-70
Mangubhai, S., Sivo, L., Waqairatu, S., & Nand, Y. (2023). Gender-responsive approaches for coastal resource management in small island communities. Ocean and Coastal Management, 238, 106574.
Nadiyah, N., & Nazmi, N. (2025). Optimalisasi pemberdayaan perempuan melalui literasi hukum tentang pernikahan tidak tercatat dan hak nafkah berbasis Participatory Action Research. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145–156. https://doi.org/10.47065/jpm.v6i2.2684
Oloko, A., Teh, L., Le Billon, P., Cheung, W., Harper, S., & Sumaila, U. R. (2024). Making the case for gender-inclusive fisheries governance, policies and climate adaptation. Discover Oceans, 1, Article 33, 1–19. https://doi.org/10.1007/s44289-024-00038-1
Puteri, V. E., Afada, H. A., & Setyaningrum, A. (2020). Peran gender dalam manajemen sumberdaya pesisir di Pantai Kuwaru. SENSISTEK: Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.62012/sensistek.v3i1.13248
Rahman, A., Putri, D., & Yusuf, M. (2024). Women participation and sustainable marine governance in Indonesian coastal communities. Marine Policy, 167, 106201.
Renda, T., Se'u, W. G. G., Lopis, Y. S., Tampani, J., & Tateni, S. J. (2025). Edukasi perempuan pesisir sebagai fondasi ketahanan ekonomi komunitas di GMIT Jemaat Lidamanu Batubao, Klasis Kupang Barat. Jurnal PKM Setiadharma, 7(1), 55–67. https://doi.org/10.47457/jps.v7i1.616
Saputra, A. E., Indrianti, D. T., & Alkornia, S. (2025). Local knowledge of coastal women in fisheries resources management: Study on Puger coastal women, Jember Regency. Indonesian Journal of Adult and Community Education, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.17509/ijace.v6i1.74629
Stacey, N., Gibson, E., Loneragan, N. R., Warren, C., Wiryawan, B., Adhuri, D., & Fitriana, R. (2019). Enhancing coastal livelihoods in Indonesia: An evaluation of recent initiatives on gender, women and sustainable livelihoods in small-scale fisheries. Maritime Studies, 18(3), 359–371. https://doi.org/10.1007/s40152-019-00142-5
Stacey, N., Gibson, E., Loneragan, N. R., & Warren, C. (2021). Women's participation and empowerment in fisheries and aquaculture: A global review. Reviews in Fisheries Science & Aquaculture, 29(4), 571–593.
Turasih. (2022). Partisipasi perempuan dalam upaya konservasi sumber daya pesisir Suaka Alam Perairan Selat Pantar. Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak, 4(2), 186–201. https://doi.org/10.24235/equalita.v4i2.13003
Voyer, M., Barclay, K., McIlgorm, A., & Mazur, N. (2022). Gender and oceans governance: New directions for equitable marine policy. Marine Policy, 138, 104980.
Wahyuni, S., Hidayat, T., & Kurniawan, F. (2024). Gender-inclusive coastal resource management and community resilience in Indonesia. Ocean and Coastal Management, 249, 106947.
Yayi Laksmi, N. P., & Prima Dewi, G. A. A. (2022). Kewenangan masyarakat adat atas pengelolaan sumber daya laut di wilayah pesisir Indonesia. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 10(9), 2180–2191. https://doi.org/10.24843/KS.2022.v10.i09.p18
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Enny Agustina, Wulan Permatasari, Shabarudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (EJPP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (EJPP).











