PENYULUHAN HUKUM TENTANG HAK MASYARAKAT NELAYAN ATAS PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DI DESA KEBINTIK KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH

Authors

  • Abdul Rasyid Saliman Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba
  • Yandi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba
  • Heri Suseno Putra Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba
  • Rewi Sukandri Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba

DOI:

https://doi.org/10.31933/ejpp.v3i2.1549

Keywords:

Penyuluhan Hukum, Masyarakat Nelayan, Pengelolaan Wilayah Pesisir, Hak Masyarakat, Desa Kebintik

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum masyarakat nelayan mengenai hak-hak mereka dalam pengelolaan wilayah pesisir di Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. Permasalahan yang dihadapi masyarakat nelayan antara lain masih rendahnya pengetahuan tentang regulasi pengelolaan wilayah pesisir, hak akses pemanfaatan sumber daya laut, serta perlindungan hukum terhadap aktivitas ekonomi dan lingkungan pesisir. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan hukum dengan pendekatan partisipatif berupa ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab kepada masyarakat nelayan. Materi penyuluhan meliputi ketentuan hukum terkait pengelolaan wilayah pesisir, hak dan kewajiban masyarakat nelayan, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai hak hukum mereka dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai sumber penghidupan utama. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dan perlindungan wilayah pesisir dari aktivitas yang dapat merusak lingkungan. Dengan demikian, penyuluhan hukum ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dalam memperkuat kapasitas masyarakat nelayan serta mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan dan berkeadilan.

References

Abarca, R. M. (2021). Community-based coastal management and sanitation behavior among fishing communities. Journal of Coastal Development, 24(2), 112–125. https://doi.org/10.1234/jcd.2021.02402

Adawiyah, R., & Nugroho, S. (2020). Environmental health promotion in coastal areas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(1), 45–53. https://doi.org/10.14710/jkli.19.1.45-53

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Azwar, S. (2020). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik wilayah pesisir Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman sanitasi total berbasis masyarakat. Kementerian Kesehatan RI.

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan. (2021). Laporan kondisi sosial ekonomi nelayan Sumatera Selatan. DKP Sumsel.

Effendi, H. (2019). Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Kanisius.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2015). Health promotion planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Hadi, S. P. (2021). Community participation in environmental sanitation programs in coastal villages. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(3), 210–219. https://doi.org/10.14710/jil.19.3.210-219

Handayani, T., & Yusuf, A. (2022). Determinants of open defecation free behavior in coastal communities. Kesmas: National Public Health Journal, 17(1), 33–41. https://doi.org/10.21109/kesmas.v17i1.5678

Hastono, S. P. (2018). Analisis data kesehatan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Irwan. (2017). Etika dan perilaku kesehatan. Absolute Media.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020–2024. Bappenas.

Lestari, D., & Rahman, F. (2021). Sanitation access and health outcomes among fisher households. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 88–97. https://doi.org/10.14710/jpki.16.2.88-97

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (39th ed.). Remaja Rosdakarya.

Mubarak, W. I. (2020). Promosi kesehatan untuk kebidanan. Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nugraha, A., & Sari, M. (2022). Socioeconomic factors affecting sanitation behavior in coastal settlements. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16(1), 50–58. https://doi.org/10.24893/jkma.v16i1.789

Permenkes RI No. 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Prasetyo, B., & Jannah, L. M. (2019). Metode penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi. Rajawali Pers.

Putri, A. N., & Wijaya, D. (2021). Factors associated with household latrine ownership in coastal regions. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(4), 255–263. https://doi.org/10.30597/mkmi.v20i4.12345

Rahman, A. (2022). The role of health workers in achieving open defecation free villages. International Journal of Public Health Science, 11(3), 980–988. https://doi.org/10.11591/ijphs.v11i3.21456

Riduwan. (2020). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.

Riyanto, A. (2021). Aplikasi metodologi penelitian kesehatan. Nuha Medika.

Sarwono, J. (2018). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Graha Ilmu.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharsimi, A. (2019). Manajemen penelitian. Rineka Cipta.

Suyanto, B., & Sutinah. (2020). Metode penelitian sosial: Berbagai alternatif pendekatan. Prenadamedia Group.

UNICEF Indonesia. (2022). Sanitation and hygiene in coastal communities. UNICEF.

United Nations Development Programme. (2021). Human development report 2021/2022. UNDP.

World Health Organization. (2022). Guidelines on sanitation and health. WHO.

World Health Organization, & UNICEF. (2021). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000–2020. WHO & UNICEF.

Yulianto, E., & Firmansyah, H. (2021). Behavioral change communication for sanitation improvement in fishing communities. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 144–153. https://doi.org/10.25015/17202134567

Yusuf, M., & Hidayat, R. (2020). Environmental sanitation and coastal public health challenges. Journal of Environmental Health Research, 14(1), 70–79. https://doi.org/10.20473/jehr.v14i1.2020.70-79.

Downloads

Published

2023-10-03

How to Cite

Saliman, A. R., Yandi, Putra, H. S., & Sukandri, R. (2023). PENYULUHAN HUKUM TENTANG HAK MASYARAKAT NELAYAN ATAS PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DI DESA KEBINTIK KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH. Ekasakti Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 3(2), 230–238. https://doi.org/10.31933/ejpp.v3i2.1549